Michael Gabriel Hernandez
17 Maret 2022•Update: 18 Maret 2022
WASHINGTON
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengesahkan pemberian bantuan baru senilai USD800 juta untuk Ukraina pada Rabu guna memperkuat pasukannya dalam menghadapi agresi Rusia yang meluas.
"Rakyat Amerika menjawab seruan Presiden (Volodymyr) Zelenskyy untuk bantuan lebih banyak, lebih banyak senjata ke Ukraina untuk mempertahankan diri, lebih banyak alat untuk melawan agresi Rusia. Dan itulah yang kami lakukan," kata presiden di Gedung Putih.
Biden mencatat bahwa Bantuan AS telah membantu Ukraina untuk "memberikan kerugian dramatis bagi pasukan Rusia."
Paket bantuan AS yang disalurkan ke Ukraina hanya dalam seminggu terakhir menjadi lebih dari USD1 miliar.
Ini mencakup 800 sistem pertahanan anti-pesawat, termasuk sistem pertahanan jarak jauh dari yang diberikan sebelumnya, 9.000 sistem anti-armor, dan 7.000 senjata ringan, kata Biden.
Bantuan senilai 20 juta tambahan akan disumbangkan ke Ukraina, serta drone yang digambarkan Biden sebagai "canggih."
Invasi Rusia ke Ukraina, yang dimulai 24 Februari, telah menarik kecaman internasional, menyebabkan sanksi keuangan di Moskow dan mendorong penarikan perusahaan global dari Rusia.
Setidaknya 726 warga sipil telah tewas dan 1.174 terluka di Ukraina sejak awal perang.
Lebih dari 3 juta pengungsi telah melarikan diri ke negara-negara tetangga, menurut PBB.