Dunia

12 orang tewas dalam serangan rezim Assad di Idlib

Selain menewaskan 12 orang, serangan itu juga melukai setidaknya 25 warga sipil

Muhammad Abdullah Azzam   | 22.05.2019
12 orang tewas dalam serangan rezim Assad di Idlib Warga memeriksa kendaraan yang rusak usai serangan udara pada larut malam oleh Rezim Assad dan pendukungnya yang menewaskan 12 warga sipil, termasuk 4 anak-anak di zona de-eskalasi distrik Maraat al-Nouma di Idlib, Suriah pada 21 Mei 2019. ( Izeddin Idlilbi - Anadolu Agency )

İdlib

Burak Karacaoğlu, Eşref Musa

IDLIB

Rezim di Suriah Bashar al-Assad dan sekutunya menewaskan 12 warga sipil, empat di antaranya anak-anak dalam serangan udara dan darat yang dilancarkan ke area permukiman sipil di zona de-eskalasi Idlib.

Sumber-sumber lokal, White Helmets melaporkan tentara rezim Assad dan kelompok-kelompok teroris dukungan Iran tadi malam melakukan serangan udara dan darat ke sejumlah daerah di Idlib.

Selain menewaskan 12 orang, serangan-serangan itu juga melukai setidaknya 25 warga sipil.

Wilayah Idlib saat ini adalah zona demiliterisasi. Ini menyusul pertemuan 17 September di Sochi antara Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Rusia Vladimir Putin, keduanya sepakat membangun zona demiliterisasi - di mana tindakan agresi dilarang secara tegas - di Idlib.

Di bawah kesepakatan itu, kelompok-kelompok oposisi di Idlib diizinkan untuk tetap menempati wilayah tersebut, sementara Rusia dan Turki mulai melakukan patroli gabungan di daerah itu untuk mencegah pertempuran kembali meletus.

Sejalan dengan kesepakatan Sochi, kelompok oposisi menarik persenjataan berat mereka dari daerah tertentu di Idlib sejak 10 Oktober.

Namun, Rezim Assad telah berkali-kali mengabaikan perjanjian dan terus-menerus menyerang zona de-eskalasi Idlib.

Sejak itu, puluhan ribu orang tewas dalam konflik sementara jutaan lainnya terpaksa mengungsi.

Setidaknya 151 warga sipil telah kehilangan nyawa mereka di Idlib sejak 25 April, dengan lebih dari 405 orang menderita luka-luka.

Saat ini, sekitar 4 juta orang tinggal di Idlib. Setengahnya adalah pengungsi dari daerah lain di Suriah.


Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). . Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın