Idris Okudici
17 November 2021•Update: 18 November 2021
BEIRUT, Lebanon
Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu pada Selasa meminta Presiden Lebanon Michel Aoun untuk membahas cara-cara meningkatkan hubungan kedua negara.
Setelah bertemu dengan Presiden Aoun di Istana Baabda di Beirut, ibu kota Lebanon, Menlu Turki Cavusoglu mengatakan kepada wartawan bahwa mereka telah membahas hubungan bilateral.
Dia juga memberi selamat kepada Aoun atas pembentukan pemerintahan baru dan Hari Nasional Lebanon yang akan datang pada 22 November.
Menulis di Twitter, Cavusoglu menegaskan kembali dukungan Turki terhadap rakyat dan stabilitas Lebanon.
Kemudian dia juga bertemu dengan Nabih Berri, ketua parlemen Lebanon.
Dia mengatakan dalam sebuah cuitan bahwa kedua belah pihak menegaskan kembali "kemauan bersama untuk meningkatkan komunikasi antara Parlemen kami."
Pada 10 September, pemerintah Lebanon baru diumumkan 13 bulan setelah pemerintah Hassan Diab mengundurkan diri menyusul ledakan mengerikan Agustus 2020 di Pelabuhan Beirut.
Dalam kunjungan resminya ke Lebanon, Cavusoglu juga bertemu dengan Perdana Menteri Najib Mikati dan rekannya Abdallah Bou Habib.
Pada Senin, Cavusoglu bertemu dengan Menteri Ekonomi dan Perdagangan Amin Salam.
Sejak akhir 2019, Lebanon telah berhadapan dengan masalah ekonomi yang parah, termasuk devaluasi mata uang dan kekurangan bahan bakar dan obat-obatan.