Berita analisis

Prancis musnahkan 600.000 bebek untuk bendung flu burung

Wabah terisolasi di empat departemen

Rhany Chairunissa Rufinaldo   | 12.01.2021
Prancis musnahkan 600.000 bebek untuk bendung flu burung Ilustrasi (Foto file - Anadolu Agency)

Ankara

Shweta Desai

PARIS 

Setidaknya 600.000 bebek dimusnahkan di Prancis selama dua minggu terakhir karena wabah flu burung dari virus H5N8 yang terus berkembang dengan cepat dan mengkhawatirkan.

Pada Senin, Menteri Pertanian Julien Denormandie mengatakan kepada stasiun radio lokal France Bleu Occitanie bahwa ada enam wabah yang terbukti di wilayah Gers dan 180 di seluruh penjuru negeri.

Flu burung tidak menular ke manusia melalui konsumsi daging atau telur, tetapi sangat menular pada unggas.

Dalam pernyataan pers, Denormandie mengatakan pihak berwenang mempercepat langkah-langkah untuk menggandakan penyembelihan dan membantu peternak dengan kompensasi finansial.

Wabah flu burung yang sangat patogen (HPAI) pertama kali terdeteksi di wilayah Chalosse di departemen Landes, yang memiliki banyak peternakan itik dan terkenal karena produksi foie gras, makanan lezat gastronomi yang dibuat dari hati bebek atau angsa yang gemuk.

Virus itu kemudian menyebar ke wilayah tetangga Hautes-Pyrénées, Pyrénées-Atlantiques dan Gers.

Untuk mencegah penyebarannya lebih lanjut, pihak berwenang mengumumkan penyembelihan preventif mulai 24 Desember di radius lima kilometer dari unggas dan peternakan pembiakan.

Flu burung saat ini kembali menyebar di wilayah barat daya Prancis dan sebagian Inggris Raya, Jerman, Belanda, dan Denmark.

Wabah serupa juga pernah terjadi di Prancis pada 2015 dan 2017.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın